Berhubung gue gabisa tidur gue mau sedikit berbagi motivasi buat orang-orang yang pernah ngerasain hal yang sama kaya gue. Ini gue lagi keranjingan nulis jadi bakalan sedikit agak panjang, gue harap bisa bermanfaat juga buat kalian
grin emoticon
Ketularan Mario Teguh, jadi sok sok-an bikin kata-kata bijak wkwk
“Rasa sakit dan luka adalah perasaan yang layak dirasakan oleh semua orang. Karena setiap rasa sakit adalah pemulihan diri dan pembelajaran yang mendatangkan keuntungan”
Setiap orang tentu pernah mengalami rasa sakit. Terluka. Bahkan mendiami posisi itu dalam jangka waktu yang tidak diketahui. Bukan sakit dan terluka secara fisik namun secara spiritual. Entah itu luka yang disebabkan pengkhianatan, rusaknya suatu hubungan, entah itu hubungan persahabatan atau keluarga, kehilangan orang yang dicintai, atau terlalu banyak hal sulit yang telah dialami hingga menempatkan kita pada posisi dimana kita harus bertahan namun karena intensitasnya yang terlalu besar hingga pada akhirnya malah menimbulkan luka karena tak mampu bertahan ketika melalui hal tersebut. Dalam skala besar atau kecil. Dari rasa sakit biasa hingga rasa sakit yang tak tertahankan. Dan secara fundamental, mengacu pada apa yang kita hadapi kita hanya bisa merasakan dan bertahan pada rasa sakit itu hingga pada akhirnya kita merasa lelah, mencapai suatu titik jenuh dalam hidup dan sesegera mungkin ingin menyudahi semua itu karena memang dirasa sudah tak ada lagi yang tersisa pada diri kita untuk dijadikan sebagai ‘pegangan’ untuk bertahan dalam melalui rasa sakit tersebut.
Rasa sakit yang menyebabkan kau kehilangan jati dirimu yang sebenarnya. Rasa sakit dan luka yang hampir memusnahkan harapanmu, rasa sakit yang meninggalkanmu dengan semangat yang nyaris tak tersisa. Rasa sakit yang begitu menyita segala yang ada padamu dan yang bisa kau lakukan hanyalah menggenggam serpihan kecil dari apa yang masih tersisa dalam dirimu, mencoba untuk tetap bertahan, berdiri tegak dan bukan malah menyerah.
Jika itu yang terjadi maka kau telah membiarkan rasa sakit menguasai hati dan pikiranmu sepenuhnya. Bisa saja kita memiliki waktu untuk terlarut dalam rasa sakit namun kita harus memutuskan kapan hal itu harus disudahi. Pikirkan dan rasakan rasa sakit atau luka seperti apa yang benar-benar menyakitkan, tak dapat di elakkan, tak tertahankan dan sangat mengganggu sehingga menyita waktu yang paling berharga dari hidupmu hanya untuk berlarut-larut dan menjadi kacau. Membuatmu jauh dari ‘Siapa dirimu yang sebenarnya’.
Jika kau ingin menjadikan rasa sakit itu sebagai pemulihan diri dengan tujuan untuk menjadi sosok yang tersehat dari dirimu sendiri- luar dan dalam. Cobalah hidup dengan rasa sakit itu, resapi dan rasakan sebagaimana rasa sakit tersebut terus menerus menghantammu hingga hal itu menjadi benar-benar tak berarti bagimu.
Ketika kau berhasil melalui semua itu secara tidak langsung kau telah melakukan terapi pada luka yang kau alami dan pada akhirnya kau akan menyadari : Bagaimana rasa sakit telah mengubahmu, bagaimana rasa sakit telah mengubah perspektifmu terhadap setiap masalah yang kau hadapi. Bagaimana rasa sakit bisa membuatmu lebih kuat dan pada akhirnya kau tidak membutuhkan banyak keyakinan dari orang lain untuk membantumu atau menarikmu keluar dari luka yang telah lama kau akrabi. You just need yourself, TRUST ME! You need to be strong dan tak membiarkan rasa sakit menenggelamkanmu semakin dalam atau malah menarikmu pada hal yang lebih buruk.
Dari rasa sakit kau bisa memulihkan dirimu. Bertransformasi menjadi pribadi yang lebih baik seiring berjalannya waktu. Karena dari rasa sakit dan luka yang kau alami kau akan belajar untuk tidak menyakiti orang lain.
Rasa sakit adalah karunia Tuhan dan tanda cintaNya terhadap umatnya. Tuhan akan biarkan hatinya hancur dan terluka berkali-kali sampai dia rasa tak ada lagi harapan di dunia ini, dan itu akan membuatnya memiliki harapan hanya kepada Tuhan saja.
Enggak tau kenapa gue tiba-tiba nulis tentang itu, gue ngerasa ke inspirasi sama pengalaman pribadi aja setelah banyak banget hal yang gue lalui selama beberapa tahun terakhir ini yang rasanya gue enggak sanggup aja ngejalanin nya.
Anyway thanks buat yang udah baca semoga bisa jadi motivasi buat kalian..